Mari Tingkatkan Kemampuan Bahasa dalam Aplikasi Belajar Baca, Tulis dan Hitung

Anakku bisa baca, tapi tidak paham apa yang dibaca;

anakku bicaranya tidak jelas, bahkan di usia yang harusnya bicara, anakku belum bicara, mengapa?

Dibandingkan soal hitungan, anakku lebih sulit mengerjakan soal matematika,

Apakah mungkin anakku mengalami gangguan dalam perkembangannya?

Lalu bagaimana orangtua dan guru sedini mungkin mengetahui dan menangani?

ASPEK PERKEMBANGAN BAHASA ADALAH JAWABANNYA!

Lalu apa yang perlu dimaksimalkan dan bagaimana mengoptimalkannya, ikuti  Seminar Series yang diselenggarakan oleh Mimi Institute tentang Meningkatkan Kemampuan Bahasa dalam Aplikasi Belajar Baca, Tulis dan Hitung pada:

Hari/tanggal        : Sabtu, 9 dan 16 November 2013

The disabled are nothing abnormal in society

Delft, the Netherlands (ANTARA News) - People with disabilities are normal part of human diversity that should get equal treatment from the society, a researcher in the field of education for the disabled, Beatriz Miranda, has said.

"Persons with disabilities are normal part of the diversity of our society and the environment," Beatriz who is a researcher at Vrije University, Amsterdam, the Netherlands, said at a colloquium organized by the Indonesian Students Association (PPI) Delft here Friday (17/5).

Mimi, Kartini Kini

Memasuki kelas empat sekolah dasar, prestasi Mimi Mariani Lusli terus mengalami penurunan akibat penglihatannya yang tak sempurna. Keadaan ini membuat wanita yang akrab disapa Mimi ini harus berhenti sekolah karena kondisinya semakin sulit untuk memahami pelajaran.

Perusahaan Diminta Berikan Aksesibilitas kepada Penyandang Disabilitas

“Di setiap perusahaan pasti ada jenis pekerjaan yang cocok untuk orang yang tidak bisa melihat, orang tidak berjalan, tidak mendengar dan sebagainya".

Jakarta - Para penyandang disabilitas (orang dengan kemampuan terbatas) meminta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) agar membuat peraturan yang memudahkan penyandang disabilitas untuk bisa bekerja di perusahaan bahkan menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Orang-orang penyandang disabilitas seperti saya bukan tidak bisa bekerja tetapi karena tak diberi kesempatan sehingga tak bisa bekerja,” kata Direktur Eksekutif  Mimi Institute, Mimi Mariani Lusli.

Pages